Dua petugas kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut yang merawat langsung pasien.
Keduanya, kata Christine dalam kondisi sehat atau berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG). Selain puskesmas Wlingi, Pemkab Blitar juga pernah melockdown puskesmas Selopuro. "Kalau lockdown RSUD Ngudi Waluyo bersifat parsial," ucapnya.
Tercatat hingga 27 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 141 kasus. Perinciannya, 11 meninggal dunia, 66 sembuh dan 64 dirawat. Sedangkan jumlah PDP sebanyak 113 orang, dengan perincian 30 meninggal dunia, 16 dirawat, dan 67 pulang.
Sementara jumlah ODP sebanyak 1.066 kasus. Perinciannya, 1.012 selesai dirawat 14 hari, 21 dipantau, 1 dirawat dan 32 meninggal dunia.