TUBAN, iNews.id - Ratusan petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) menghadang tiga truk pengangkut pupuk bersubsidi yang melintas di desa. Massa yang sudah tersulut emosi langsung membongkar paksa pupuk itu di tepi jalan.
Penghadangan ini terjadi di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (10/11/2020). Aksi ini dipicu sulitnya mendapatkan pupuk di saat masa tanam.
Petani yang khawatir tanaman yang sudah ditanam akan mati lantaran tidak mendapatkan pupuk akhirnya nekat berbuat anarkistis. Aksi ini terpaksa dilakukan petani agar pemerintah segera mencukupi kebutuhan pupuk di masa tanam.
Ketersediaan pupuk bersubsidi saat ini hanya sekitar 33 persen dari total kebutuhan petani saat masa tanam. Kebutuhan pupuk selalu menjadi permasalahan klasik yang selalu dihadapi petani setiap tahun.
Sementara untuk menggunakan pupuk nonsubsidi, petani merasa berat lantaran harganya yang terbilang tinggi.
Salah satu petani, Ariyanto mengaku susah sekali mendapatkan pupuk. Dia bahkan sudah tidak tahu lagi tidak tahu harus cari dimana.