JOMBANG, iNews.id - Sebanyak 52 warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat pneumonia dalam enam setengah bulan terakhir. Musim kemarau disebut menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang dapat berkembang menjadi pneumonia.
Berdasarkan data RSUD Jombang, jumlah pasien pneumonia terus bertambah selama musim kemarau. Setiap hari, rumah sakit tersebut menerima dua hingga tiga pasien baru yang merupakan rujukan dari berbagai puskesmas di Kabupaten Jombang.
Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran mengungkapkan bahwa sepanjang enam setengah bulan terakhir tercatat sebanyak 617 pasien pneumonia menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
"Memang di musim kemarau yang cukup terik ini kasus ISPA cukup tinggi sekali. Hampir setiap hari kami menerima 2-3 pasien. Jadi kalau kita akumulasi dalam satu bulan antara 75-80 pasien kiuta rawat," ujar Puji.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 pasien dinyatakan meninggal dunia. Menurut dr. Puji, angka kematian tersebut cukup mengkhawatirkan dan berpotensi terus bertambah apabila masyarakat tidak meningkatkan kewaspadaan.