“Korbannya puluhan orang, yang meninggal dunia satu orang,” kata Musdarminto.
Sementara Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono yang juga mendatangi rumah korban mengatakan, saat ini pihaknya mendalami kasus dugaan keracunan massal itu. Polisi telah mengambil sampel sisa makanan rawon yang dikonsumsi para korban dan memintai keterangan beberapa saksi.
“Jadi menurut para korban, setelah makan rawon, ada keluhan. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Kami cek sisa-sisa makanan rawon yang dikonsumsi warga,” kata Heri.