Reta mengakui ada pertimbangan kesehatan sehingga tempat hiburan harus tutup. Namun, bukan berarti kebijakan itu dibuat terus menerus. Apalagi, para pekerja hiburan malam juga sudah siap menjalankan protokol kesehatan.
“Dulu sudah ada aturan tentang protokol kesehatan di tempat hiburan malam. Kenapa ini tidak dijalankan. Malah dilarang buka sampai sekarang,” ujarnya.
Karena itu, dia berharap ada keberpihakan dari pemerintah kota dengan mengizinkan tempat hiburan buka kembali.