MALANG, iNews.id - Kasus Covid-19 yang terus melonjak membuat tingkat okupansi hotel di Malang Raya terus menurun. Di hari ke-10 penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, sejumlah hotel di Kota Batu dan Malang terpaksa menutup operasional dan merumahkan ribuan pekerja.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan, beberapa hotel di Kota Batu menutup operasionalnya, demi mengurangi beban operasional dan kerugian lebih besar. Penutupan dilakukan saat pemberlakuan PPKM Darurat.
"Ada hotel yang menutup operasionalkan sementara satu dua. Daripada menanggung kerugian terus menerus, masuk tapi nggak ada yang dikerjakan, milih tutup sementara," kata Sujud dikonfirmasi, Selasa (13/7/2021).
Sujud menambahkan, beberapa hotel yang masih memaksa beroperasi di Kota Batu pun tak ada okupansi. Hal ini dirasakan sejak awal penerapan PPKM darurat.
"Okupansi 0 persen. Jadi hanya satu dua hotel yang ada tamunya. Itu pun jarang, kebanyakan 0 persen tanpa tamu. Wajarlah, apalagi penyekatan di mana-mana," katanya.