Wakapendam V Brawijaya menambahkan, ketiga oknum anggota TNI AD tersebut saat ini masih berstatus sebagai terperiksa.
Bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor terkait kasus ini, Wakapendam meminta untuk berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya yang menangani barang bukti.
Kasus penggelapan motor di Gudbalkir Pusziad Buduran Sidoarjo ini diungkap Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Pomdam V Brawijaya, Kamis (4/1/2024). Dari hasil pengungkapan itu, ditemukan 49 mobil dan 215 sepeda motor diduga hasil penggelapan. Ratusan kendaraan itu akan dikirim ke Timor Leste. Kasus ini juga sempat viral di media sosial.