Polrestabes Surabaya Siagakan 1.600 Personel untuk Amankan Natal dan Tahun Baru 

Lukman Hakim
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol A Yusep Gunawan usai rapot persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2022. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Polrestabes Surabaya menyiagakan 1.600 personel untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Jumlah tersebut belum termasuk petugas gabungan dari TNI, Linmas, elemen masyarakat, kekuatan Banse serta Pemuda Muhammadiyah

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan mengatakan, pengamanan sengaja dipertebal untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan. Apalagi, Kota Surabaya pernah mendapat teror bom di beberapa gereja 2018 silam. "Kami persiapkan dari awal untuk peoses pelaksanaannya supaya dapat berjalan dengan baik," katanya, Rabu (17/11/2021).

Dia menambahkan, mekanisme pengamanan untuk Nataru sama seperti tahun sebelumnya. Gereja akan dilengkapi dengan fasilitas digital bagi umat yang hendak masuk saat pelaksanaan Natal. Diantaranya menggunakan undangan dan barcode. "Ini untuk memastikan bahwa yang diundang pihak gereja adalah betul yang hadir, itu juga untuk mengantisipasi potensi-potensi yang tidak diinginkan," tuturnya.

Pihaknya memastikan kegiatan Natal akan terjaga dengan baik. Dia juga akan membuat konsep pengamanan ring atau berlapis, serta melakukan upaya pembatasan tertentu.Baik pembatasan dalam upaya PPKM maupun pembatasan dalam rangka mengantisipasi potensi, yakni dengan batas sekat kota maupun batas wilayah lingkungan Gereja. 

"Untuk pengaman Tahun Baru 2022, kami mengupayakan pembatasan kerumunan khususnya aktivitas masyarakat," ujarnya. 

Pembatasan aktivitas masyarakat ini, kata dia, untuk menghindari adanya transmisi terkait gelombang ketiga penyebaran Covid-19 di Surabaya. Selain itu memastikan Covid-19 terkendali, keamanan tercipta, dan terjadi pemulihan ekonomi. 

"Kami akan melakukan pembatasan di tempat wisata sesuai ketentuan PPKM. Baik melalui aplikasi PeduliLindungi maupun dengan regulasi yang ada," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Scamming Internasional, Korban Diduga Ribuan Orang

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 45 Orang Sindikat Scamming Internasional di Surabaya, Didominasi WN China

57 tahun lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

57 tahun lalu

Update Kasus Wanita Cantik di Surabaya Sekap Ayah Pacar, Tersangka Bertambah Jadi 4 Orang

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Jaringan Surabaya-Pasuruan, 5 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal