Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Terapis di Mojokerto

Sholahudin
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi (Foto: iNews.id/Sholahudin)

Sementara itu, terkait motif pembunuhan Deddy belum berani menyimpulkan. Namun, dugaan sementara dipicu karena pelaku tidak membayar jasa pijat. Akibatnya, korban marah dan berujung penganiayaan hingga tewas. 

"Untuk golok yang dipakai untuk membunuh masih kami selidiki. Apakah senjata itu memang ada di TKP atau dibawa pelaku. Sebab, saat kami darang senjata itu tergeletak," katanya. 

Diketahui, dua terapis di Mojokerto tergeletak bersimbah darah karena luka bacok. Satu terapis tewas bernama Santi (35) warga Nganjuk. Sedangkan seorang korban lahi Tatik (48) warga Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, terluka parah. 

Dari hasil autopsi Tim Dokkes Polda Jatim, ditemukan luka parah di leher karena senjata tajam sepanjang 14 cm hingga tembus saluran pernapasan. Kini korban sudah dimakamkan di kampung halamanya di Kecamatan Loceret, Nganjuk. Sedangkan korban luka masih dalam perawatan di rumah sakit. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai

57 tahun lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

57 tahun lalu

Pemotor di Makassar Cekcok di Jalan Berujung Penikaman, Pelaku Ditangkap Usai Buron 1 Tahun

57 tahun lalu

Kafe di Bangkalan Dibobol Maling Terekam CCTV, Pelaku Bawa Kabur Uang dan Tablet

57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal