Polisi Hati-Hati Tangani Kasus Video Viral Gus Idris karena Dinilai Sensitif

Avirista Midaada
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

MALANG, iNews.id - Kepolisian sangat berhati–hati dan selektif dalam memilih menangani kasus yang menyeret nama Idris Al-Marbawy atau Gus Idris. Hal ini setelah adanya aduan dari dua kelompok masyarakat di Kabupaten Malang ke polisi.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengungkapkan, perkara video viral hoaks penembakan yang menyeret Gus Idris merupakan perkara sensitif. Dia pun menginstruksikan jajarannya untuk bijak dalam menangani kasus ini.

"Ini merupakan perkara yang sangat sensitif. Jadi benar-benar harus kami disikapi secara bijak," kata Hendri Umar ditemui pada Sabtu (6/3/2021).

Dirinya mengatakan, pihak–pihak yang terlibatan pembuatan konten telah menyadari, bahwa konteks adegan tak sesuai dengan realita alias fiktif.

"Itu yang kami belum telusuri lebih jauh. Tapi seharusnya mereka sudah tau semua," ucapnya.

Namun terkait kemungkinan penangkapan atau pemanggilan paksa ke pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Hendri belum dapat memutuskan lebih lanjut. Mengingat pihaknya juga masih berkoordinasi dengan pihak Polda Jawa Timur untuk menangani perkara ini.

"Kalau upaya jemput paksa itu sudah harus ada pasal yang dipersangkakan sedangkan ini masih belum. Kami harus menyikapi secara bijak agar tidak muncul berita yang kontraproduktif," ujar Hendri.

Dia menegaskan belum ada tersangka atau orang yang akan dikerucutkan ke tersangka. Mengingat saat ini kepolisian baru memintai keterangan enam orang. 

"Mengerucut pada tersangka itu masih sangat jauh. Ini masih klarifikasi. Saya harus koordinasi Dirkrimsus dan Dirkrimum (Polda Jatim)," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Hoaks Video Satu Keluarga Bunuh Diri di Kebumen, Begini Fakta Sebenarnya

57 tahun lalu

TNI Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks OPM Tuduh Aparat Tembak Mati Pelajar di Yalimo

57 tahun lalu

Viral Hujan Jelly Bikin Heboh Warga Gorontalo Utara, Ini Kata BMKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal