Polisi Akui Sulit Identifikasi Korban Mutilasi di Malang

Deni Irwansyah
Sindonews
Ilustrasi upaya polisi mengungkap identitas korban. (Foto: Dok iNews).

MALANG, iNews.id - Polisi mengaku kesulitan dalam mengungkap identitas perempuan korbanmutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). Lantaran, jari-jari korban yang sudah kaku serta mengalami kerusakan.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, sulit untuk mengambil sidik jari korban karena jari-jarinya yang sudah kaku dan rusak.

"Karena itu, kami meminta masyarakat melapor kalau ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya," kata Asfuri kepada wartawan di Kota Malang, Jatim, Rabu (15/5/2019).

Selain itu, polisi juga terus meminta keterangan saksi. Sejauh ini sudah ada enam orang saksi yang telah dihadirkan petugas terkait kasus mutilasi tersebut.

Hal lainnya yang juga berusaha diungkap, kata dia, yakni nama dan kalimat-kalimat yang diduga pesan ditulis pelaku di kedua telapak kaki korban.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Seumur Hidup Alvi Maulana Pemutilasi Pacar jadi 500 Potongan

57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Divonis Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal