Polemik Genderuwo, Gus Choi Doakan Kelompok Pendukung Prabowo Bertobat

Ihya Ulumuddin
Ketua Bapilu DPP NasDem Effendi Choirie. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

Padahal, lanjut Gus Choi, salah satu syarat untuk menjadi pemimpin dalam ajaran agama harus membuat rakyat memiliki harapan. "Mengarungi kehidupan itu salah satu syarat. Dalilnya ada di hadis-hadis kitab-kitab," katanya.

Terkait beberapa pernyataan dari Jokowi maupun Kiai Ma’ruf, seperti sontoloyo dan genderuwo, Gus Choi menyebut sebagai pendidikan politik. "Jokowi-Ma’ruf Amin bukan hanya sekadar bagaimana terpilih. Bukan sekadar bagaimana elektabilitasnya naik tapi juga memberikan pendidikan politik," tandasnya.

"Satu hal yang penting dalam pendidikan politik adalah mengajak rakyat untuk objektif. Boleh mengkritik tapi tidak boleh asal," ucapya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menyampaikan banyak politisi sontoloyo di negeri ini. Ungkapan Jokowi inipun memantik reaksi kubu Prabowo. Bahkan, politisi Gerindra membalasnya dengan puisi "Sontoloyo".

Belum reda soal "Sontoloyo", Jokowi kembali mengeluarkan kosa kata baru "Politisi Genderuwo" yang lagi-lagi mencipatakan serangan balasan dari kubu Prabowo.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal