Jenderal bintang dua ini juga berharap agar pada sidang besok, situasi tetap kondusif dan terkendali. Sebab, dia menduga akan banyak sekali yang mencoba memprovokasi dan memperkeruh situasi.
"Maka, ini harus dibantu dengan menyosialisasikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama di media sosial (Medsos). Sebab, jejaring medsos ini cukup luas dan dapat disalahartikan orang yang tidak mengerti persoalan,” ujarnya.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah mengatakan, silat ini sudah menjadi cabang olah raga internasional. Silat juga sudah menjadi kebanggaan warga Jatim dan Indonesia.
“Para tokoh-tokoh disini panutan bagi anggotanya dalam berorganisasi. Ini juga menjadi pesan moral bagi kita semua, bahwa segala persoalan dapat di musyawarahkan dengan baik,” kata Widodo dalam pertemuan.
Sementara itu, tokoh PSHT, Zakaria, memastikan sidang besok akan berjalan damai. Pihaknya juga ingin ada persatuan dari dua kubu.
“Kami tidak menyalahkan dan membenarkan posisi masing-masing dalam hal hukum perdata. Saya yakin besok akan kondusif. Kalau pun disalahkan, silahkan persalahkan diri saya sendiri,” katanya.