PMI Jember Siaga Satu Antisipasi Bencana Hidrometeorologi akibat La Nina

Ihya Ulumuddin
Apel kesiapsiagaan PMI Jember dalam menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi akibat La Nina.(Foto: iNews.id/istimewa)

Sebelumnya, Sekjen PMI, Sudirman Said mengatakan, PMI telah menyusun kebijakan nasional tentang Tanggap Darurat Banjir (TDB) dan akan menjabarkannya ke PMI provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami buat kebijakan nasional, kemudian dijabarkan dan disosialisasikan ke PMI di daerah. Kami juga melibatkan masyarakat dalam aksi dini kesiapsiagaan ini untuk memaksimalkan peran anggota SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) PMI di tingkat desa,” katanya.

Menurut Sudirman, hingga tahun 2020, anggota Sibat PMI telah mencapai 20.100 personel, tersebar di 1.005 desa di 23 provinsi di Indonesia.

Diketahui, fenomena La Nina berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, puting beliung dan tanah longsor. Puncak dampak La Nina akan mulai terjadi pada bulan November tahun ini dan diprediksi berakhir di bulan Maret atau April 2021.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bus di Jember Hangus Terbakar Saat Melintas di Jalan Arwana

57 tahun lalu

Bea Cukai Jember Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Skala Besar Bernilai Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Tragis! Ambil Layang-Layang di Atap Gedung, Bocah di Jember Tewas Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Tabrakan Beruntun 2 Motor dan Mobil di Jember Terekam CCTV, 4 Orang Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Motor dengan Truk di Jember, 2 Perempuan Tewas Terlindas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal