"Yang kedua yakni mewujudkan jaring pengaman sosial dengan sistem data terpadu dan data terdampak. Dan yang ketiga fokus pada penanganan ekonomi, keamanan agar masyarakat Kabupaten Mojokerto masih bisa produktif dan tetap sehat," ujarnya.
Mas Pung menegaskan, yang paling terpenting, seluruh upaya pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Mojokerto tidak akan bisa maksimal selama praktik korupsi masih melenggang dan merajalela.
"Untuk itu kami berdua berjanji akan serius untuk mengatasi praktik korupsi ini tanpa pandang bulu," pungkasnya.
Cawabup Titik Masudah menambahkan, di era pandemi yang belum terprediksi sampai kapan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap optimis menghadapinya dengan baik.
"Dalam visi misi Mojokerto Keren, program kita adalah solusinya, yaitu program utama, program reguler dan program terapan serta rutin. Kemudian kita memiliki tiga program kartu utama yakni kartu tani keren, kartu pekerja keren dan kartu umkm keren," katanya.