"Tidak benar kalau ada dukungan ganda. Sebelaum pelaksanaan muscab tim DPP dan DPD telah melakukan validasi dukungan sehingga tidak ada dukungan ganda dan semua sudah memenuhi ketentuan dukungan," ungkapnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan dalam muscab ini tidak soal kalah menang, tapi ajang konsolidasi regenerasi kepemimpinan yang baik bagi perjalanan Partai Demokrat.
Apalagi ini menjelang pelaksanaan verikasi parpol. Sehingga perlu ada kesatuan dalam langkah kebersamaan untuk kebesaran Partai Demokrat di Jatim.
"Alhamdulillah Muscab berjalan lancar. Guyub dan rukun tersajikan. Ada aksi adalah sebuah dinamika. Yang penting bukan kalah menang tapi bagimana kita bisa memaknai muscab sebagai salah satu instrumen partai untuk terus bergerak. Kita harus bisa menerima apapun hasilnya," ujarnya.
Wakil Gubernur (Wagub) Jatim ini menegaskan, apa yang dilakukan Demokrat dalam penentuan ketua DPC ini merupakan metode terbaik bagi kebesaran partai.
"Dengan begini maka kader akan semakin solid menghadapi setiap cobaan yangvdatang menerpa partai nantinya. Sehingga Demokrat semakin kuat dan solid," katanya.