"Kita ada penyekatan di 17 titik dan termasuk pengetatan di terminal-terminal tipe A kita, baik Purabaya maupun TOW sehingga diharapkan tidak ada pelaku mudik. Jadi masyarakat akan kita screening," katanya.
Dalam penyekatan tersebut, Irvan menjelaskan, screening akan dilakukan bagi kendaraan selain pelat L yang bertujuan akan keluar atau masuk ke Kota Pahlawan. Bahkan, screening juga dilakukan kepada warga di luar KTP Surabaya yang mempunyai tujuan selain untuk bekerja atau kepentingan kedaruratan.
"Sudah ada yang langsung diputar balik," katanya.