"Selain waktu lebih efisien, BBM juga lebih efisien. Saya sudah cocokkan dengan Pak Bupati, kalau nelayan Pancer siap, maka titiknya juga akan kita siapkan di Pancer," kata wanita yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.
Mendengar itu, gemuruh suara nelayan pun bergema. Para nelayan antusias agar teknologi digital tersebut bisa sampai kepada mereka yang sehari-harinya bergantung pada pekerjaan mencari ikan di laut.
Khofifah optimistis bahwa nelayan Pancer akan mudah beradaptasi dengan aplikasi android untuk nelayan tersebut. Terutama dari segi infrastruktur, jaringan internet Banyuwangi sudah terbilang mumpuni.
Pasalnya Kabupaten Banyuwangi menjadi satu-satunya Kabupaten di Jawa Timur yang sudah terkoneksi dengan digital IT lewat terpasangnya jaringan fiber optic.
"Setelah fiber optic terpasang seperti sekarang ini, tinggal satu lagi bagaimana nelayan pegang handphone yang terkoneksi dengan aplikasi android ini. Jadi ikan dimana nelayan bisa dapat petanya dan mengantisipasi supaya bisa bekerja lebih efektif dan efisien," kata Khofifah.
Aplikasi android ini sudah diterapkan di Indramayu. Jawa Timur ditentukan akan diujicoba di tiga titik. Namun ia akan mengajukan dua tambahan titik yaitu rencananya Pancer dan berharap juga diterapkan di Puger Jember