Terus menyusur sungai, terlihat lagi salah satu air terjun di Gunung Welirang yang masih belum memiliki nama. Lokasi ini jauh lebih sulit ditembus lantaran berada di antara tebing-tebing terjal dan lebatnya hutan.
Di bawah itu, terlihat lagi air terjun Coban Bros yang memiliki ketinggian sekitar 70 meter. Debir air yang deras membuat pemandangan di air terjun ini cukup memesona. Di antara air terjun lainnya, air terjun ini memiliki aliran air paling deras.
Di akhir susur sungai, bisa ditemukan air terjun Coban Teyeng. Sayang, air terjun ini tak lagi memiliki arus yang deras lantaran hulu air yang tersumbat. Namun itu tak mengurangi keindahan air terjun yang memiliki tebing warna keemasan itu.
”Dinamakan Coban Teyeng karena tebingnya yang terlihat seperti berkarat. Kemungkinan itu karena airnya yang mengandung belerang,” kata Dwi Indrayana, salah satu petugas jagawana Tahura R Soerjo, Mojokerto, belum lama ini.
Jalur susur sungai dengan puluhan air terjun tersembunti itu bisa dinikmati dengan perjalanan sekitar delapan jam. Di sepanjang perjalanan, akan terlihat banyak air terjun yang masih belum memiliki nama.