Peserta UTBK-SBMPTN Surabaya Keluhkan Syarat Rapid Test, Waktu Terlalu Mepet

Ihya Ulumuddin
Hari Tambayong
Ilustrasi SBNPTN:. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.idRapid test menjadi syarat bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN). Hal ini Tak hanya pihak kampus, syarat juga disesalkan para calon mahasiswa. Syarat tersebut diumumkan mendadak, hanya tiga hari sebelum ujian.

Para calon mahasiswa sebenarnya memaklumi syarat rapid test tersebut, sebab fungsinya untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Hanya saja waktunya terlalu mepet, sehingga mengganggu persiapan ujian.

“Minggu-minggu sebelum ujian, mestinya fokus belajar dan menyiapkan mental. Tetapi, ini menjadi berantakan karena harus pontang-panting rapid test,” kata orang tua calon mahasiswa, Samsul Huda, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Samsul, kebijakan rapid test dari Pemkot Surabaya itu baik, tetapi tidak pas. Mestinya, syarat tersebut diumumkan jauh hari, sehingga para calon mahasiswa bisa leluasa untuk mengurus.

“Kalau menadak begini semuanya jadi bingung. Belum lagi, klinik rapid test yang antre,” ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panitia Temukan Kecurangan Peserta UTBK di Magelang, Gunakan Perangkat di Telinga

57 tahun lalu

Undip Tangkap Peserta UTBK Kedokteran, Tanam Alat Bantu Dengar di Telinga

57 tahun lalu

Geger Joki UTBK di Universitas Negeri Malang, Pelaku Pakai Identitas Palsu

57 tahun lalu

UPN Veteran Jatim Gagalkan Aksi Joki UTBK, Modus Pura-Pura Datang Terlambat

57 tahun lalu

Mahasiswa ITB jadi Joki UTBK SNPMB 2025, Ini Kata Pihak Kampus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal