Pertamina MOR V Jatim Siapkan 25 Motorist BBM di Jalur Mudik

Ihya Ulumuddin
Petugas bermotor pengantar BBM dari KiosK Pertamax SPBU Muri bersiap untuk berkeliling jalur pantura di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (30/5/2018). Hal serupa juga dilakukan Pertamina MOR V Jatim, Bali, dan NTB. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

SURABAYA, iNews.id - Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) wilayah Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusa Tenggara menyiapkan BBM keliling menggunakan motor khusus (Motorist). Motorist bertugas membantu mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di area kemacetan. Hal ini sebagai upaya agar pasokan BBM berjalan aman dan lancar selama Ramadan dan Idul Fitri.

Misalnya, di tempat-tempat wisata seperti di Malang, Batu dan Wisata Bahari Lamongan (WBL). Motorist ini berupa kendaraan roda dua yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa memuat BBM jenis pertamax dan dex berkapasitas tiga tanki. Masing-masing sebanyak 10 liter. “Kami siapkan 25 unit motorist yang disebar di beberapa titik rawan macet,” kata General Manager (GM) Pertamina MOR V, Ibnu Chouldum, Minggu (3/6/2018).

Dia memprediksi, konsumsi BBM akan semakin meningkat sehubungan terjadinya arus mudik Lebaran. Konsumsi BBM akan meningkat pada H-10 Lebaran. Karena itu, pihaknya juga menyiapkan mobile storage sebanyak 12 unit yang akan disiagakan di sekitar STasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terutama wilayah Tapal Kuda, Jatim. Sehingga, ketika BBM di SPBU tersebut habis, bisa langsung diisi melalui mobile storage.

“Kami juga menyiapkan KIOSK (stan khusus yang dibuat untuk menyediakan produk BBM Nonsubsidi seperti pertamax dan pertamax turbo) di delapan titik rest area yakni Tol Ngawi, Kertosono hingga Mojokerto,” ujarnya.

Diketahui, Pertamina MOR V memperkirakan, selama Ramadan hingga Lebaran, konsumsi BBM baik gasoline (premium, pertalite, pertamax series) dan gasoil (solar) akan naik hingga 14%. Konsumsi normal harian BBM untuk wilayah Jatim untuk semua jenis mencapai 18.286 kilo liter (kl). Rinciannya, premiun dari rata-rata per hari sebesar 2.280 KL menjadi 2.599 KL. Pertalite dari 7.021 kl menjadi 8.004 kl per hari. Pertamax dari 3.139 kl menjadi 3.578 kl per hari.

Pertamax turbo dari 113 kl perhari menjadi 130 kl per hari. Solar dari 5.492 kl menjadi 5.217 kl per hari. Dexlite dari 155 kl menjadi 176 kl perhari. Pertamina Dex dari 80 kl menjadi 85 kl per hari. “Puncak peningkatan konsumsi BBM terjadi pada tanggal 9-10 Juni 2018,” kata Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR V, Rifky Rakhman Yusuf.

Sementara itu, rata-rata konsumsi bulanan LPG bersubsidi 3 kilogram (kg) di Jatim sebesar 94.679 metrik ton (mt) per bulan. Pada saat Ramadan dan Lebaran, diprediksi naik hingga 7% dari konsumsi normal bulanan atau meningkat menjadi101.307 mt. Konsumsi LPG Non Subsidi (Bright Gas 5,5 kg, Bright Gas 12 kg, dan LPG 12 kg) di Jatim juga diprediksi meningkat hingga 9% atau 5.006 mt perbulan dibanding konsumsi normal bulanan 4.593 mt.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Penampilan Remaja MTs Diledek, Ternyata Pakaian Lebaran Hadiah Ibu Sebelum Meninggal

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Segini Jumlah Kendaraan yang Keluar Masuk Jateng

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

ART di Metro Lampung Nekat Curi Berlian Majikan Senilai Rp30 Juta untuk Lebaran

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pria di Brebes Ditemukan Tewas Membusuk di Atap Masjid, Diduga Tersengat Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal