Peringatan Hari Raya Nyepi, Gubernur Khofifah: Momentum Kendalikan Hawa Nafsu

Lukman Hakim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (istimewa).

Di mana masing-masing ritual itu memiliki makna yang mendalam. Pertama yakni amati geni. Amati geni diartikan dengan tidak boleh menggunakan atau menyalakan api serta tidak mengobarkan nafsu.

Kemudian amati karya yaitu tidak melakukan kegiatan atau pekerjaan. Dan amati lelungan yang berarti tidak bepergian dan digantikan dengan mawas diri. Serta amati lelanguan yakni tidak mengobarkan kesenangan, hiburan, dan sejenisnya."Empat hal itu mewujudkan suasana yang tenang," tuturnya.

Khofifah menambahkan, Peringatan Hari Raya Nyepi tahun ini juga berseiring dengan akan dimulainya Bulan Ramadhan. Karena itu, ia mengajak seluruh umat untuk menyatukan harapan dan doa agar Jatim bangkit kuat, lebih cepat dan lebih baik lagi ke depannya.

“Mari jadikan Hari Raya Nyepi sebagai langkah untuk menuju masa depan yang lebih baik. Masa depan penuh dengan kebahagiaan, serta kebangkitan bagi Jatim dan Indonesia pada umumnya Selamat Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1945,” katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Idulfitri dan Nyepi, Diperpa Badung Intensifkan Program Gerakan Pangan Murah

57 tahun lalu

DPP Partai Gerindra Rekom Khofifah di Pilgub 2024, Siapa Wakilnya? 

57 tahun lalu

Emil Dardak Gugat Masa Jabatan yang Terpotong ke MK, Ini Respons Gubernur Khofifah 

57 tahun lalu

Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Mendalam atas Jatuhnya 2 Pesawat TNI AU Super Tucano

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Siagakan 368 Tim Nakes dan 8 RS Rujukan selama Piala Dunia U-17

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal