“Pada tanggal 7 Juli, almarhum dites swab dan hasilnya positif Covid-19. Akhirnya menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Dokter Muhammad Saleh setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Kemarin sore, kami dapat informasi perawat senior tersebut telah meninggal dunia,” kata Nursalam, Selasa (14/7/2020).
Nursalam mengatakan, dengan meninggalnya perawat Gigih Sujoko Lugiamanto, DPW PPNI Jatim mencatat jumlah perawat di Jatim yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 13 orang perawat. Sementara yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 334 orang perawat.
Para perawat yang meninggal karena Covid-19 di Jatim, masing-masing satu orang dari Tuban, Sidoarjo, Kota Malang, Sampang, Bojonegoro, dan Kota Probolinggo. Dua di antaranya merupakan perawat yang bertugas di puskesmas. Sementara di Kota Surabaya sebanyak tujuh orang perawat.