Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Diduga Cabuli 5 Santriwati di Luar Jam Sekolah 

Avirista Midaada
Ilustrasi pencabulan anak. (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI, iNews.id - Lima orang santriwati di Banyuwangi diduga menjadi korban pencabulan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Korban diduga dicabuli di luar jam sekolah.

Dari informasi yang dihimpun, kelimanya telah melaporkan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan pria berinisial FZ, yang merupakan pengasuh Ponpes ke Polresta Banyuwangi. FZ yang diduga juga mantan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi ini dilaporkan lima santriwatinya sejak seminggu lalu.

Kasat Reskrim Kompol Agus Sobarnapraja membenarkan adanya pelaporan dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan tersebut. Pada keterangannya, Agus menyebut ada lima santriwati masih berusia di bawah umur yang mengaku jadi korban pencabulan FZ.

"Sementara yang melapor masih satu orang santriwati," kata Kompol Agus, saat dikonfirmasi, Jumat pagi (24/6/2022). 

Sesuai keterangan para santri tindakan tersebut diduga dilakukan di luar jam pelajaran aktif sekolah. Saat itu masing-masing santriwati diduga dipanggil oleh FZ, lalu diminta menuruti napsu bejatnya untuk melakukan dugaan pencabulan.

"Mereka pelajar aktif di lembaga pendidikan tersebut. Sementara dari pengakuan mereka, pencabulan dilakukan diluar jam aktif sekolah. Dipanggil kemudian dicabuli," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal