Pemprov Jatim Genjot Perluasan Lahan Tanam Bawang Putih untuk Capai Swasembada

Antara
Ilustrasi bawang putih. (Foto: iNews/ Tata Rahmanta)

"Tingkat konsumsi masyarakat di Jatim untuk komoditas bawang putih masih cukup tinggi, mencapai 62.880 ton, artinya masih defisit 55.927 ton," katanya.

Hadi mengakui, produksi bawang putih lokal, diakui masih belum maksimal. Hal ini karena konsumen lebih menyukai bawang putih impor yang memiliki ukuran lebih besar.

Selain itu, dari sisi harga, bawang putih impor hanya sekitar Rp15.000 per kilogram, sementara bawang putih lokal mencapai Rp50.000 per kilogram. Mahalnya bawang putih lokal ini karena harga benihnya juga mahal mencapai Rp65.000 per kilogram, sementara ketersediaan benih juga terbatas.

"Bawang putih ini juga merupakan tanaman subtropis sehingga dibutuhkan kondisi agroklimat khusus dan jadwal tanam yang tepat agar produktivitas optimal," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Surabaya, 2 Truk Tabrakan hingga Ringsek

20 hari lalu

Mahasiswa dan Pemuda Demo di Surabaya, Tolak Kenaikan Harga BBM dan Liberalisasi Energi

1 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

1 bulan lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

1 bulan lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal