Pemilik Bus Pariwisata Diperiksa Kasus Kecelakaan di Batu, Polisi: Ada Tersangka Baru

Avirista Midaada
Bus pariwisata rombongan siswa dari Bali terlibat kecelakaan beruntun menabrak enam kendaraan di Kota Batu, Rabu (8/1/2025) malam. Empat orang tewas. (Foto: MPI)

SURABAYA, iNews.id – Polisi memeriksa pemilik bus pariwisata Sakhindra Trans yang memicu kecelakaan maut di Kota Batu. Pemeriksaan bos PO Sakhindra Trans berinisial RB itu untuk melengkapi berkas kecelakaan bus menabrak 16 kendaraan.

Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Komaruddin mengungkapkan, bos PO Sakhindra Trans disebut sudah memenuhi undangan pemeriksaan.

"Pemeriksaan saksi pemilik PO bus shakindra trans, atas inisial RB sudah datang akan kita panggil," kata Komaruddin, di Mapolda Jawa Timur, Jumat (10/1/2025).

Dia mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan tersangka kecelakaan bus pariwisata yang menabrak 12 kendaraan akan bertambah. 

Apalagi saat ini pemeriksaan fisik bus juga tengah dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama dinas perhubungan setempat.

"Hasil penyelidikan yang saat ini sedang kita lakukan, selain menetapkan tersangka dari kejadian kemarin dimungkinkan masih ada tersangka baru dari fakta - fakta yang juga nantinya akan temukan," ungkap dia.

Potensi adanya tersangka itu besar, karena temuan kepolisian ternyata ada tiga bus pariwisata lagi darı rombongan wisatawan SMK TI Bali Global Badung, yang menggunakan PO yang sama. Dari ketiga itu ternyata seluruh administrasi kendaraan mati.

"Kami lakukan interogasi terhadap sopir dan guru pendamping, ternyata ada tiga bus lagi yang ikut dalam tersebut. Di sanalah kami melihat bahwa ada potensi (tersangka) baru," ujarnya.

Komaruddin menegaskan, status bos perusahaan otobus Sakhindra Trans masih sebagai saksi, untuk pendalaman kasus kecelakaan disebabkan rem bus blong, termasuk surat-surat kendaraan mati dan bagian ban bus ditemukan retak - retak tak layak jalan.

"(Potensi pemilik bus jadi tersangka) Nanti kita dalami, setelah kita menetapkan tersangka dari kasus kecelakaan kemarin. Kita putuskan penyidikan akan kita lanjutan," ungkapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Truk Semen Rem Blong Hantam Tebing dan 3 Ruko di Bener Meriah, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Sukabumi, 2 Wanita Muda Tewas Tersambar KA Pangrango

57 tahun lalu

Tragis! 2 IRT Kakak Beradik Tewas Mengenaskan Terlindas Truk di Pantura Pasuruan

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Kronologi Pria di Cirebon Tewas Tertabrak KA Harina, Sempat Share Loc ke Istri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal