SURABAYA, iNews.id – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meragukan keinginan Abdullah Azwar Anas untuk mundur dari pencalonan wakil gubernur Jawa Timur. Sebab, hingga saat ini belum ada pernyataan atau bahkan surat resmi dari Bupati Banyuwangi tersebut.
Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi mengatakan, kabar pengunduran diri Anas hanya didengar dari mulut ke mulut dan media. Karena itu, dia belum berani mengambil sikap apa pun atas kabar itu. Bagi dia, bila memang ada niat untuk mundur, maka hal itu mestinya disampaikan secara tertulis.
“Kalau memang niat mundur, sampaikan secara formal dan tertulis. Sebab, PDIP sendiri ketika mengusung Anas juga tertulis. Jadi sampaikan saja secara formal, dan itu jangan mepet-mepet. Kan pendaftaran calon terakhir tanggal 10 Januari,” kata Kusnadi, Jumat (05/01/2018).
Kusnadi menjelaskan, dengan pengajuan surat secara formal, pihaknya punya pijakan untuk mengambil sikap. Sehingga pengajuan pengunduran diri bisa diproses untuk selanjutnya dicarikan pengganti. “Tetapi, kalau seperti ini kan repot,” ucapnya.
Pascamuncul kabar Anas mundur, Kusnadi mencoba menghubungi Anas untuk mendapat jawaban. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Sebab, taka da jawaban apa pun dari orang nomor satu di Banyuwangi itu