Patah Tulang Parah, Korban Tragedi Kanjuruhan di Malang Belum Bisa Sekolah

Avirista Midaada
Korban tragedi Kanjuruhan, Ade Sulistyohadi saat dijenguk Wakapolres Malang Kompol Rizky Tri Putra, Jumat (13/1/2023). (Foto: MPI/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Salah satu korban luka tragedi Kanjuruhan, Ade Sulistyohadi (16) warga Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, belum pulih. PelajarSMA tersebut masih kesakitan karena patah tulang kaki, sehingga belum bisa sekolah

Kondisi ini memaksa Wakapolres Malang Kompol Rizky Tri Putra mendatangi rumah Ade di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malan. Tim trauma healing juga dikerahkan untuk menangani psikis Ade yang masih duduk di bangku SMA ini.

Orang tua Ade Karina Ike Sulistyowati (36), meminta agar Polres Malang bisa mengawal proses pengobatan Ade hingga benar-benar bisa bersekolah kembali. Apalagi, sejauh ini Ade anaknya sebenarnya telah melakukan tindakan operasi akibat patah tulang betis kaki kanannya.

Namun sepengetahuannya, hanya tulang betis yang dipasang pen, sehingga kondisi kesehatan Ade juga belum bisa pulih kendati sudah tiga bulan berlalu. Ia berharap ada penanganan lanjutan untuk memaksimalkan penyembuhan.

"Saya minta tolong kepolisian mengusahakan untuk Ade agar bisa dioperasi kembali, juga terkait dana berobat, kami juga tidak punya BPJS," ujarnya.

Sementara itu, Wakapolres Malang Kompol Rizky mengaku siap memfasilitasi Ade untuk melakukan kontrol di RSUD Kanjuruhan Malang. Dia juga mengatakan terkait pembiayaan seluruh korban tragedi Kanjuruhan seluruhnya akan ditanggung oleh pemerintah.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Bojonegoro, Pelajar 16 Tahun Tewas Terlindas Truk usai Gagal Menyalip

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Terekam CCTV! Kecelakaan Motor Tabrak Truk Pengangkut Sapi Kurban di Ponorogo

57 tahun lalu

Buron 10 Hari, Sopir Truk Tabrak Lari Tewaskan 3 Pelajar di Jombang Ditangkap di Bandung

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Kunjungi Seskoad Bandung, Ratusan Siswa Histeris Sambut Kepala Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal