SITUBONDO, iNews.id - Ratusan Prajurit Korps Marinir TNI AL menyerbut Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur. Meriam berdaya ledak besar Howitzer dan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) lain dikerahkan.
Penyerbuan ini merupakan Latihan Operasi Pendaratan Amfibi pasukan Korps Baret Ungu (Marinir) yang digelar selama sembilan hari mulai 23 Juni hingga 1 Juli 2020. Latihan diikuti 480 personel Pasmar 2.
“Latihan melibatkan beberapa material tempur seperti Howitzer 105 mm, BVP-2, KAPA, BTR-50, BMP-3F serta perahu karet beserta motor tempel dalam rangka Latihan Satuan Lanjutan (LSL) II Aspek Laut Pasmar 2 TA 2020,” bunyi pernyataan Dispen Kormar, Rabu (1/7/2020).
Operasi Pendaratan amfibi diawali oleh para prajurit Batalyon Intai Amfibi dengan melaksanakan Terjun Tempur, Rubber Duck Operation (RDO) dan Pendaratan Khusus (Ratsus) di pantai Gatel, Situbondo.
Seluruh personel dan material tempur Korps Marinir dari Pasmar 2 dalam pelaksanaan (LSL) II Aspek Laut Pasmar 2 TA 2020 diangkut menggunakan KRI Teluk Ende 517, KRI Sangkurilang 542 TSR, 2 unit Helikopter Bell dan pesawat cassa TNI AL.