Pasien Gagal Ginjal Akut di RSSA Malang Tinggal 1 Anak, Kondisinya Membaik

Avirista Midaada
Pasien gagal ginjal akut di RSSA Malang tinggal satu anak. (ilustrasi).

"Beberapa sampel sudah kita kirim ke puslabfor, untuk toksiologi itu pemeriksaannya hanya di Puslabfor,' kata dia kembali.

Tetapi Syaifullah menegaskan, gagal ginjal akut bukanlah penyakit menular atau endemi layaknya Covid-19. Namun lebih disebabkan pada kecurigaan mengonsumsi obat-obatan.  "Saat ini masih kita curigai, masih belum bisa kita pastikan penyebabnya obat-obatan," tuturnya.

RSSA Malang sendiri masih merawat satu orang pasien gagal ginjal akut asal Blitar hingga kini. Sejak awal pasien berinisial T ini telah dilakukan tindakan hemodialisa atau cuci darah. Setelah beberapa kali melakukan cuci darah, kondisi Syaifullah dilaporkan mulai membaik ditandai dengan berhentinya proses hemodialisa.

"Saat ini masih ada satu anak T, saat ini sudah lepas dari HD sudah membaik ginjalnya, ginjalnya sudah mulai pulih, tapi saat ini belum kita pulangkan masih tetap kita pantau, sudah di low care," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
23 hari lalu

Momen Hangat Ayah Ambil Rapor Sekolah di Cirebon, Anak-Anak Senyum Bangga

12 bulan lalu

Sempat Telantar Usai Diusir Anak, Ibu Lansia di Probolinggo Dibawa Warga ke Panti Jompo

12 bulan lalu

Diusir Anak, Ibu Berusia Lanjut di Probolinggo Telantar hingga Tidur di Pinggir Jalan

12 bulan lalu

Viral, Ibu Berusia Lanjut di Probolinggo Dianiaya dan Diusir oleh Anaknya

1 tahun lalu

Akibat Narkoba dan Judol, Anak di Batanghari Tega Lukai Ibu Kandung dengan Pisau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal