Menurutnya, perubahan logo ini harus terus disosialisasikan ke masyarakat. Selain itu, perubahan logo ini juga berpengaruh pada banyak hal.
“Seperti perubahan administrasi, KTA (kartu tanda anggota) hingga terkait masalah kesiapan menghadapi pemilu,” katanya.
Dia menambahkan, hal lain yang juga menjadi pembahasan yakni terkait konvensi rakyat dan e-voting. Melalui konvensi rakyat dan e-voting, setiap orang dengan berbagai macam profesi berpeluang untuk maju menjadi caleg Partai Perindo. Sehingga setiap orang memiliki akses luas.
“Konvensi rakyat dan e-voting ini butuh kesiapan dan butuh sosialisasi pada masyarakat agar mereka turut terlibat didalamnya,” ucapnya.
Kemudian yang tidak kalah penting, memperkuat konsolidasi dalam menghadapi verifikasi faktual pada 2022 mendatang.