Parade Surabaya Juang. Upaya Memupuk Nasionalisme kepada Generasi Muda

Ihya Ulumuddin
Ribuan warga dari berbagai komunitas mengikuti Parade Surabaya Juang memeringati pertempuan 10 November 1945. (Foto: Dok.KORAN SINDO)

SURABAYA, iNews.id – Parade Surabaya Juang di Kota Surabaya berlangsung semarak. Dikemas dalam bentuk pawai dan teaterikal, peringatan pertempuran Arek-Arek Suroboyo dengan sekutu ini terasa begitu dramatis.


Penggalan kisah terbunuhnya Jenderal Mallaby hingga heroisme perjuangan Arek-Arek Suroboyo ditampilkan begitu apik dan nyata.


Ya, begitulah gambaran pertempuran 10 November, 72 tahun silam di Kota Surabaya, Jawa Timur. Masyarakat tak mengenal lelah ataupun takut melawan penindasan tentara sekutu. Mereka berjuang demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari serbuan pihak asing.


Pidato Pahlawan Nasional Bung Tomo yang menggelegar mampu membakar semangat Arek-Arek Suroboyo untuk terus berperang melawan tentara sekutu yang memiliki persenjataan lengkap. Hasilnya tidak sia-sia. Panglima perang sekutu, Jenderal Mallaby tewas dalam pertempuran itu.


Tidak hanya teatrikal dan rekonstruksinya terbunuhnya jenderal Malaby, parade juang kali juga diikuti para veteran perang kemerdekaan, serta dimeriahkan dengan pawai kendaraan perang milik TNI.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TPD Ganjar-Mahfud Jatim Berkantor di Gedung Internatio, Saksi Pertempuran 10 November

57 tahun lalu

Museum Sepuluh November, Sejarah Pertempuran Arek-Arek Suroboyo Melawan Sekutu 

57 tahun lalu

Kisah Pengkhianatan Tentara Inggris dan Pertempuran 10 November di Surabaya

57 tahun lalu

Romantisme Bung Tomo, Taklukkan Gadis Cantik Sulistina di Masa Pertempuran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal