SURABAYA, iNews.id – Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Surabaya menjadi sorotan. Pasalnya, orientasi mahasiswa baru yang digelar secara daring tersebut mengandung unsur perpeloncoan.
Berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial pada Senin (14/9/2020) malam, seorang mahasiswi berjilbab dibentak tiga orang seniornya karena tidak menggunakan ikat pinggang.
Bentakan itu pun membuat mahasiswi ketakutan. Dalam rekaman video tersebut, bahkan terdengar mahasiswi memohon maaf. Setelah itu, dia mencoba menunjukkan ikat pinggang. Namun, seniornya berkata tidak melihatnya.
“Ikat pinggang diperlihatkan, ga dibaca tata tertibnya?” ujar salah seorang senior perempuan.
Atas kasus ini pihak Unesa langsung melakukan evaluasi. Ketua Satuan Kehumasan Unesa, Vinda Maya Setianingrum menyatakan pihaknya akan menyelesaikan secara internal terkait viralnya video ospek tersebut.