Ngeri, Suami Mutilasi Istri di Malang Sempat Tunjukkan Potongan Tubuh Korban ke Tetangga

Avirista Midaada
Rumah yang menjadi lokasi kejadian pembunuhan dan mutilasi di Kota Malang. (Avirista Midaada / MPI)

"Dia mengatakan tolong bantu saya mengangkat barang. Kemudian si teman itu oke," kata Aji.

Sampai di rumah tersangka, tiba-tiba saja James Loodewyk Tomatala menunjukkan ke tetangga tersebut bahwa dia telah membunuh dan memutilasi istrinya. Bahkan tersangka sempat menunjukkan lokasi ember berisi potongan tubuh korban diletakkan. Hal ini sempat membuat tetangganya ketakutan dan melarikan diri.

"Sesampai di rumah masih tersangka ini bilang, istri saya sudah ketemu dan sudah saya bunuh. Dikasih tunjuk (sambil mengarahkan ke ember). Itu akhirnya si teman ini akhirnya lari, kemudian inisiatif menginformasikan kepada petugas berkaitan kejadian itu," ucapnya.

Setelah teman korban sekaligus tetangganya melarikan diri, tersangka lantas bergegas menuju Polsek Blimbing sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga tersangka panik begitu mengetahui tetangganya melarikan diri hingga akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Di sisi lain si tersangka itu pun pergi ke Polsek Blimbing, untuk mengakui atas perbuatannya itu. Akhirnya dibawalah ke Polres," katanya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembunuhan dan mutilasi dengan korban diketahui bernama Ni Made Sutarini warga Jalan Serayu Nomor 6, RT 4 RW 2 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Jasadnya dievakuasi dari rumah dengan kondisi dimutilasi Minggu  (31/12/2023) pukul 09.27 WIB.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal