Nelayan Tak Melaut, Harga Ikan di Malang Melonjak Tinggi

Achmad Saif Hajarani
Kurangnya pasokan membuat harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Biru melonjak tinggi. Kenaikan harga jual ikan, hingga di kisaran 40 persen, Senin (4/12/2017). (Foto: iNews/Saif Hajarani)

MALANG, iNews.id - Cuaca buruk memaksa sejumlah nelayan Sendang Biru, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berhenti melaut. Imbasnya, harga sejumlah komoditi tangkapan nelayan melambung akibat minimnya pasokan.

Gelombang laut tinggi mencapai lima hingga tujuh meter, tak memungkinkan bagi nelayan untuk melaut. Selain dinilai mengancam keselamatan, ikan pun jadi susah didapat.
 
Para nelayan memilih untuk menyandarkan kapal-kapalnya. Seperti yang nampak di dermaga Pantai Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Senin (4/12/2017) pagi.

Panji Sudarmaji, salah seorang nelayan asal Kabupaten Malang mengatakan, cuaca buruk di perairan Pantura sudah berlangsung lebih dari sebulan. Tingginya gelombang diprediksi masih akan berlangsung hingga Maret tahun depan.

Sembari menunggu cuaca buruk mereda, para nelayan memperbaiki kapal dan alat tangkap ikan mereka.“Sambil nunggu, kami memperbaiki yang rusak-rusak itu. Menurut informasi ombaknya tingginya lima sampai tujuh meter,” ujarnya.

Sementara itu, cuaca buruk juga berdampak pada berkurangnya pasokan ikan tangkapan nelayan. Kondisi ini lantas membuat harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Biru melonjak tinggi. Kenaikan harga jual ikan, hingga di kisaran 40 persen.
 
“Harga ikan cakalang misalnya, yang biasanya dijual Rp20.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram . Ikan tuna dari biasanya dua puluh ribu rupiah per kilo kini dijual menjadi Rp25.000 per kilogram,” ujar Dimas Budi, pedagang ikan di TPI Sendang Biru.

Guna mencukupi kebutuhan sehari-hari, para nelayan di Sendang Biru terpaksa harus beralih profesi lain. Sebagian memilih menyewakan perahu kepada wisatawan. Sementara sebagian lainnya menjadi kuli angkut, sambil menunggu cuaca di lautan membaik.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan Istri

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Ngeri! Maling Motor Modus COD di Pasuruan Dihajar Massa hingga Kritis

57 tahun lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

57 tahun lalu

Waspada Hipnotis! Lansia di Madiun Kehilangan Perhiasaan dan Uang Jutaan usai Terima Tamu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal