Jika pembebasan lahan sesuai dengan target, kata dia, konstruksi untuk pembangunan Tahap I Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Ruas Probolinggo-Besuki ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024. Ruas Probolinggo-Besuki akan memiliki 3 buah simpang susun yaitu Simpang Susun (SS) Kraksaan, SS Paiton dan SS Besuki, serta dilengkapi dengan dua lokasi rest area yang terletak di Sta 33+65 di kedua arah, arah Probolinggo maupun arah Besuki.
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi terbagi atas tujuh seksi yaitu Seksi 1 Probolinggo-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer, seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,2 kilometer, Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,6 kilometer, dan Seksi 4 Besuki-Situbondo sepanjang 42,3 kilometer.
Kemudian Seksi 5 Situbondo-Asembagus sepanjang 16,76 kilometer, Seksi 6 Asembagus-Bajulmati sepanjang 37,45 kilometer, dan terakhir Seksi 7 Bajulmati-Ketapang sepanjang 29,21 kilometer.
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Ruas Probolinggo-Besuki diklaim dapat memangkas waktu tempuh Probolinggo sampai Besuki yang semula sekitar 1 jam 15 menit menjadi 30 menit, dengan kecepatan rata-rata 80-100 Km/jam.
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan ruas pamungkas dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ujung barat, hingga ujung timur pulau Jawa untuk meningkatkan konektivitas, serta mempermudah mobilitas orang, barang dan jasa.