Truk yang sedang bermuatan ayam hidup itu bernopol L 9347 UV. Karena situasi kawasan hutan Maliran yang sepi, truk yang dikemudikan Achmad Buchori (44), warga Probolinggo tersebut, juga melaju dengan kecepatan lumayan tinggi.
Tepat pada posisi jalan yang menikung, AAF diduga panik karena muncul truk dengan kecepatan yang sama-sama tinggi. Saksi di lapangan mendengar decit suara roda motor yang bergesekan dengan aspal karena tertahan rem. Benturan keras tetap tidak terhindarkan.
AAF yang lepas dari motor yang dikendarai terbanting ke atas aspal. Sepatu kets yang dia kenakan sampai lepas dari kedua kakinya. "Pengendara motor yang meninggal dunia mengalami luka parah pada bagian kepala," kata Rochan.
Hingga kini polisi masih memeriksa sopir truk, termasuk meminta keterangan saksi.