Motif Sakit Hati soal Warisan, Ayah Bunuh Anak Kandung di Lamongan

iNews TV
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman beri keterangan kasus ayah aniaya anak hingga tewas di Lamongan. (Foto: iNews TV)

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban. Saat pulang dari pasar, saksi melihat korban dalam posisi tertidur di kursi ruang tengah dengan kepala tertutup bantal.

Namun setelah diperiksa, korban ternyata sudah tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah. Kejadian itu langsung dilaporkan kepada warga dan pihak kepolisian.

Seusai melakukan aksinya, tersangka sempat berganti pakaian lalu melarikan diri menggunakan motor. Warga yang curiga akhirnya mengamankan pelaku di depan Kantor Kecamatan Sukodadi sebelum diserahkan ke polisi.

Menurut Kapolres, tersangka keluar rumah dalam keadaan tenang dan tidak menunjukkan kepanikan. Pelaku juga mengakui telah memukul korban sebanyak lima kali menggunakan tabung gas LPG. Bahkan hingga kini pelaku belum menunjukkan penyesalan.

Terkait isu gangguan kejiwaan yang sempat beredar, polisi menegaskan hasil penyelidikan menunjukkan pelaku dalam kondisi sadar dan normal saat melakukan penganiayaan. Dari tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tabung LPG 3 kilogram, bantal serta pakaian milik korban dan pelaku.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 44 Ayat 3 Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pelaku terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lamongan Gempar! Ayah Pukul Anak Kandung Pakai Tabung LPG saat Tidur hingga Tewas

57 tahun lalu

Kronologi Pemuda Bunuh Ayah Kandung gegara Tak Dibelikan Motor di Bulukumba

57 tahun lalu

Utang Rp100.000 Berujung Maut, Pria di Purwakarta Tega Bunuh Sahabat

57 tahun lalu

Bulukumba Gempar, Pemuda Tega Bunuh Ayah Kandung gegara Tak Dibelikan Motor

57 tahun lalu

Brutal! Suami Bunuh Istri di Kutai Timur gegara Tidak Pulang Rumah 2 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal