"Pemotretan pertama dua orang. Saya tidak kenal semua. Bukan dari duta hijab. Baru kenal di sana. Keduanya juga sama, bukan dari duta hijab. Baru kenal juga," ujarnya.
Perempuan berusia 20 tahun ini baru mengetahui dia menjadi korban fetish setelah dihubungi salah satu fotografer yang memotret dirinya di dua sesi pemotretan tersebut. Sang fotografernya berujar bahwa dia juga merasa ditipu karena telah dua tahun melakukan kerja sama dengan akun online shop tersebut.
"Saya nggak tahu kalau foto saya dimasukkan ke akun si festish tersebut. Terus baru 3 hari lalu dihubungi fotografer. Soalnya. fotografernya sudah dua tahun kerja sama dengan Olshop ini, ternyata ada kasus seperti itu. Jadi dia menghubungi satu per satu model yang pernah diajak collabs sama Olshop ini," katanya.
Dirinya pun mencoba menelusuri akun Twitter yang disampaikan sang fotografer. Benar saja di akun Twitter milik terduga pelaku D terdapat fotonya menggunakan mukena dan model-model lainnya. Total terdapat lebih dari 5 model yang fotonya diunggah di akun Twitter milik terduga pelaku berinisial D ini.
Namun belakangan akun tersebut akhirnya disetel private oleh sang pemilik akun, dan akun milik JT sendiri diblokir oleh yang bersangkutan.