Merasa Tak Dihargai, Suami Tusuk Istri di Jember hingga Tewas

Bambang Sugiarto
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat memimpin ekspose kasus suami bunuh istri, Senin (28/10/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

Menurut pengakuan pelaku, pembunuhan tersebut dia rancang sedemikian rupa lantaran merasa kesal dan kecewa terhadap korban.

“Motifnya, pelaku merasa tak dihargai sebagai suami. Kemarahan itu membuatnya dia menusuk korban hingga tewas. Selain itu juga faktor ekonomi keluarga,” ujarnya.

Pengakuan pelaku, kronologi pembunuhan berawal saat dia meminta izin untuk pulang ke rumah dengan alasan istri sakit. Pelaku kemudian pura-pura membeli obat dan datang ke rumah. Dia menyumpal mulut korban dengan boneka dan menusuk korban dengan pisau saat sedang tertidur.

"Kedalaman pisau yang tertancap di tubuh korban sampai 26 cm, jadi tak mungkin bunuh diri. Kalau bunuh diri, pisau baru masuk 10 cm saja sudah terasa sakit dan pasti akan dilepas," ucapnya.

Setelah membunuh, pelaku berpura-pura meminta tolong kepada bibi dan adiknya untuk mengecek kondisi korban yang sakit.

"Pelaku berpura-pura mau membeli obat untuk korban, namun saat telepon tidak diangkat sehingga minta tolong bibi dan adiknya untuk mengecek kondisi istrinya di rumah. Saksi menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan pisau yang masih tertancap di perutnya," tutur Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang 23 tahun 2004 tentang KDRT dan subsider 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

3 hari lalu

Geger! Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Halaman Rumah, Diduga Korban Pembunuhan

6 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

10 hari lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

10 hari lalu

Terungkap! Anak Bunuh Ibu Kandung di Pematangsiantar Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal