Mengaku Salah Joget Tanpa Masker, Wali Kota Blitar Minta Maaf

Solichan Arif
Wali Kota Blitar Santoso (kanan) saat pilkada 2020.( Foto: SINDOnews/Solichan Arif)

Santoso juga mengatakan, sebelum acara berlangsung, protokol kesehatan telah diterapkan. Yakni mulai masuk ruangan, cuci tangan, membasuh dengan hand sanitizer serta memakai masker. 

Jumlah yang hadir di acara sekitar 30-40 an orang. Hanya saja, saat menyanyi diakui Santoso masker memang dilepas. "Masak saya dibantu, berhasil, diminta menyumbang nyanyi masak gak mau," tambah Santoso. Usai menyanyi, Santoso mengaku kembali mengenakan masker. Saat menyalami para relawan, ia juga mengaku mengingatkan untuk senantiasa memakai masker. 

Kendati demikian dalam rekaman video yang viral tersebut, masyarakat melihat dirinya melepas masker. Santoso tampak asyik dalam suasana pesta yang tidak lagi mengindahkan aturan prokes. Santoso mengaku saat itu telah khilaf. Ia juga mengatakan terlena dalam suasana. Santoso berharap polemik yang terjadi saat ini bagian dari kepedulian masyarakat kepadanya. 

Dengan meminta maaf, ia berharap suasana tidak berlarut larut. Suasana di Kota Blitar kembali kondusif. Sebab masih banyak tugas sebagai kepala daerah di Kota Blitar yang harus ia jalankan. Termasuk menangani persoalan Covid-19 yang setiap hari Selasa dan Jumat melakukan evaluasi. 

"Saya sadar dan terima kasih telah diingatkan. Itu bagian dari kekhilafan saya. Terlena dalam suasana," kata Santoso. 

Sementara, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan sebelumnya mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan pelanggaran prokes di acara pesta tasyakuran Wali Kota Blitar. Sebanyak lima orang telah diperiksa. Polisi yang berkordonasi dengan dinas kesehatan juga meminta peserta tasyakuran dilakukan tes swab. 

Terkait pemeriksaan Wali Kota Blitar, Yudhi mengatakan masih menunggu hasil gelar perkara. Ketika nanti dipanggil untuk dimintai keterangan, Yudhi optimis Wali Kota Blitar akan kooperatif. "Nanti kita akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu (pemanggilan Wali Kota)," kata Yudhi.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pencuri di Mojokerto Kirim Surat Minta Maaf ke Korban, Alasannya Bikin Meleleh

57 tahun lalu

Viral Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf dan Siap Disanksi

57 tahun lalu

Gubernur Kaltim Minta Maaf ke Sultan Kukar soal Polemik Posisi Duduk

57 tahun lalu

Muncul ke Publik, Ridwan Kamil Minta Maaf ke Atalia usai 29 Tahun Menikah

57 tahun lalu

Akui Khilaf, Gus Elham Janji Sampaikan Dakwah Lebih Berakhlak dan Bijak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal