Saat dilakukan penelitian dan pengukuruan, situs ini memiliki panjang 130 sentimeter, lebar 100 sentimeter dan tinggi 100 sentimeter. Model batu pipih tangga tersebut berbentuk gelungan di ujungnya.
Kepala BPCP Jatim, Andi Muhammad Said mengatakan, akan melakukan ekskavasi atau pemindahan di lokasi Kumitir. Proses ini akan melibatkan ratusan mahasiswa arkeologi dan juga sejarawan yang ada di seluruh Jatim.
“Rencananya ekskavasi baru akan dilakukan pada bulan Juni lantaran saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Ekskavasi dilakukan dengan penggagalian sekitar 400 meter persegi di Desa Kumitir,’’ katanya.