Koordinator lapangan aksi, Subaidi, meminta pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat yang merasakan langsung manfaat program tersebut.
“Temui saya, temui warganya. Apa keluh kesahnya. Sekarang ini, MBG mau ditutup oleh segelintir orang. Yang mau menutup MBG, kotor otaknya. Betul? MBG bermanfaat apa tidak? Bermanfaat apa tidak?” ujar Subaidi saat berorasi.
Dukungan serupa juga disampaikan perwakilan relawan MBG yang mengaku program tersebut sangat membantu perekonomian keluarga, terutama bagi para ibu rumah tangga dan orang tua tunggal.
“Ini suara ibu-ibu alias emak-emak. Untuk kita emak-emak yang tidak mempunyai banyak waktu, MBG ini sangat bermanfaat. Apalagi untuk saya khususnya dan untuk ibu-ibu relawan se-Kabupaten Bangkalan pada umumnya,” kata salah seorang perwakilan relawan MBG.
Menanggapi aspirasi tersebut, Satgas MBG Kabupaten Bangkalan menyatakan menerima dan memberikan respons positif atas tuntutan yang disampaikan massa. Satgas juga menyatakan siap mendukung aspirasi masyarakat terkait keberlanjutan program MBG.