Mahasiswi Tewas Tenggak Racun Dikaitkan dengan Pacar Polisi, Kapolri Jenderal Listyo Turun Tangan

Ihya Ulumuddin
Mahasiswi asal Mojokerto, Novia Widyasari Rahayu (23) semasa hidup. (Foto: Istimewa).

Korban dipaksa meminum pil penggugur kandungan untuk aborsi. Tak hanya itu, korban juga selalu diteror. Akibatnya, korban kalut dan depresi hingga memilih mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun. Di dekat mayat korban terdapat botol berisi cairan yang diduga mengandung racun. 

Indikasi pemerkosaan dan aborsi tersebut diketahui dari percakapan korban dengan seseorang di WhastApp yang viral di media sosial. Pada curhatan itu, korban menceritakan bahwa dirinya tengah hamil dan telah menggugurkan kandungannya. 

"Nggak ngubur janinnya. Nggak meriksain saya," katanya. 

Pada percakapan selanjutnya, korban juga menulis keluh kesahnya kepada seseorang yang diduga orang tua pacar korban. "Salah ta ma lek crita, lek dihamili anaknya mama?"

Namun curhatan tersebut mendapat tanggapan ketus dari seseorang tersebut. "Itu lho urusan pribadi kamu," katanya.

Menanggapi hal itu, korban terlihat hanya pasrah dan menyampaikan klarifikasi bahwa keluh kesah itu disampaikan karena seseorang tersebut orang tua pacarnya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mutasi Polri, Ini Daftar Lengkap 9 Kapolda Baru dari Jabar hingga Kalbar

57 tahun lalu

Sosok Irjen Kalingga Rendra Raharja, Diberi Amanah Baru Jadi Kapolda NTB

57 tahun lalu

Promosi Bintang Dua, Brigjen Arif Budiman Ditunjuk Jadi Kapolda Maluku Utara

57 tahun lalu

Profil Irjen Alberd Teddy Sianipar, Lulusan Terbaik Akpol 1994 Kini Jadi Kapolda Kalbar

57 tahun lalu

Profil Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy, Jenderal Intelijen Seangkatan Kapolri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal