Mahasiswa UMM Sukses Ciptakan Alat Deteksi Kualitas Udara, Hasilnya Bisa Dilihat di HP 

Avirista Midaada
Alat pendeteksi kualitas udara ciptaan mahasiswa UMM. (istimewa).

Menariknya, alat itu sudah diuji di berbagai lokasi di Kota Malang, termasuk daerah sibuk aktivitas mahasiswa dan masyarakat di kawasan Sigura-gura. Dari hasil ujicoba itu, ia menegaskan bahwa keakuratan dari alat ciptaannya berada di kisaran 90 persen, dengan membandingkan alat tersebut dengan alat-alat pendeteksi udara yang ada. Sekaligus membandingkan data real time suhu dan kelembapan udara dari BMKG.

"Sejauh ini, tingkat kesalahannya kurang dari 10 persen. Sementara jika dibandingkan dengan data kelembapan serta suhu di BMKG, hanya memiliki selisih 5 persen saja," tuturnya.

Untuk mengoperasikan alat tersebut, hanya membutuhkan daya rendah yakni 5 volt atau menggunakan atau menggunakan baterai litium untuk menghidupkannya. Biaya produksinya juga cukup terjangkau di kisaran Rp500.000.

"Nantinya, alat ini akan mereka kembangkan dengan membuat website khusus yang dapat diakses bebas oleh masyarakat umum. Titik penempatan alat juga akan ditambah untuk memperluas jangkauan," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Undip Gelar Demo di Depan DPRD Jateng, Suarakan Sejumlah Tuntutan

57 tahun lalu

Mahasiswa Demo di DPRD Jabar, Protes Kenaikan Harga Pertamax dan Pelemahan Rupiah

57 tahun lalu

Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal