“Kami tidak pacaran. Kami juga kenal sendiri tidak dikenalkan oleh orang lain,” kata Yainem.
Sementara Ali Nur Syahid mengaku sudah cocok setelah berkenalan. Meski usianya terpaut jauh, namun dia mengaku tetap cinta dengan Yainem.
“Pas ketemu, saya tanya mau ga. Kalau mau langsung nikah,” katanya.
Pasangan pengantin ini tercatat sebagai pengantin fenomenal. Bagi penghulu, Tajul Mujahidin, peristiwa ini langka. Mas kawin pernikahan ini berupa uang Rp200.000. Akad nikah keduanya juga disaksikan puluhan warga sekitar.
“Selama jadi kepala KUA 2014, baru kali ini menikahkan pasangan yang selisih umurnya terpaut cukup jauh,” katanya.
Sementara untuk bimbingan pernikahan, dia mengatakan hal ini bisa terbilang sulit. Hal ini karena menyamakan persepsi antara keduanya sangat berat.
Usai melangsungkan akad nikah, pasangan pengantin ini pun menerima puluhan tamu yang datang untuk memberi selamat.