Lily Wahid Dimakamkan di Ponpes Tebuireng Sore Ini, Begini Persiapannya  

Mukhtar Bagus
Ratusan karangan bunga berisi ucapan duka cita dari sejumlah tokoh terpasang di Ponpes Tebuireng, Jombang, Selasa (10/5/2022). (Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus).

JOMBANG, iNews.id - Jenazah Lily Wahid rencananya dimakamkan di komplek Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ini jenazah masih dalam perjalanan dari rumah duka di Jakarta dan baru diperkirakan tiba sekitar pukul 14.00 WIB di Jombang. 

Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh pihak keluarga di Jombang. Pantauan di lapangan, petugas permakaman mulai menggali liang lahat di kompleks permakaman keluarga. Beberapa di antara mereka juga mulai memasang tenda untuk para pentakziyah. 

Suasana di Pondok Pesantren Tebuireng memang masih belum ramai. Namun, ratusan karangan buka berisi ucapan duka cita mulai terpasang di sepanjang jalan dan kompleks menuju pesantren. Beberapa di antaranya dari Menko Polhukam Mahfud MD, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Bupati Jombang Munjidah Wahab dan banyak lagi. 

Informasi yang dihimpun, kompleks makam keluarga ini, jenazah Lily Wahid akan dimakamkan bersama seluruh anggota keluarganya yang lain, seperti KH Hasyim Asyari, kakeknya, KH Wahid Hasyim, ayahnya, Gus Dur kakaknya dan seluruh anggota keluarga lainnya. 

Berdasarkan pantauan, lokasi makam untuk Lily Wahid berada di sebelah selatan dengan jarak sekitar 10 meter dari makam ayahnya, Wahid Hasyim. "Semua pesiapan sudah dilakukan, sambil menunggu jenazah datang. Kemungkinan jenazah baru tiba pukul 14.00 WIB. Mudah-mudahan lancar," kata Keponakan Lily Wahid KH Abdul Kholiq Stani. 

Bagi keluarga, Lily Wahid merupakan sosok yang sangat humanis dan tidak pernah membeda-bedakan antara satu dengan yang lain. Di mata Lily, semua orang terlihat sama. "Beliau orang yang baik dan tidak pernah membeda-bedakan," ujarnya. 

Diketahui, Lily Wahid meninggal dunia di RSCM akibat komplikasi jantung. Mantan anggota DPR RI itu sebelumnya dilarikan ke rumah sakit Mataraman pada 23 April lalu karena drop.  

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman dr Myta di OKU Selatan, Keluarga Desak Kemenkes Usut Tuntas

57 tahun lalu

Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta Dimakamkan, Keluarga Minta Keadilan

57 tahun lalu

Jenazah Sertu Nur Ichwan Gugur di Lebanon Akan Dimakamkan di Dekat Ayahnya di Magelang

57 tahun lalu

Praka Muhammad Kori Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua Dimakamkan di Lampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal