Langgar PPKM Darurat di Surabaya, 145 Orang Dibawa ke Permakaman Tengah Malam

Antara
Para pelanggar protokol kesehatan pada masa PPKM darurat mendapat sanksi menyaksikan pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid-19 di TPU Keputih Kota Surabaya, Selasa (6/7/2021) pagi. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

SURABAYA, iNews.id - Sebanyak 145 warga di Surabaya diamankan karena melanggar protokol kesehatan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, sejak Senin (5/7/2021) malam hingga Selasa (6/7/2021) dini hari. Para pelanggar diberikan sanksi yang salah satunya dibawa ke permakaman khusus Covid-19.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, mereka dikenai sanksi berupa tour on duty menyaksikan pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid-19 pada pukul 24.00 WIB. 

Tidak hanya itu, mereka pun melihat secara langsung perjuangan petugas dan tenaga kesehatan yang masih memakamkan jenazah pasien Covid-19 hingga 24 jam. 

"Kami ajak ke tempat pemulasaraan jenazah. Setelah itu, kami arahkan untuk melihat pemakaman dan makam warga Surabaya yang meninggal karena Covid-19," kata Eddy, Selasa (6/7/2021).

Setelah dari makam Keputih, para pelanggar protokol kesehatan ini akan menginap di Liponsos Keputih. Pagi harinya, mereka memberikan pelayanan sosial kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Liponsos.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal