Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

iNews
Seorang perempuan penjaga loket karcis di Terminal Bangkalan, Jawa Timur saat melaporkan ke Polres Bangkalan atas kekerasan oleh diduga preman. (Foto: iNews).

BANGKALAN, iNews.id - Seorang perempuan penjaga loket karcis di Terminal Bangkalan, Jawa Timur menjadi korban kekerasan. Korban diduga dipukul oleh seorang pria yang dikenal sebagai preman terminal

Korban bernama Diana Novita menjelaskan, kronologi kejadian berawal dari cekcok antara anaknya dengan penjaga loket lain terkait penumpang. Perselisihan itu kemudian berkembang menjadi adu mulut dan saling tantang.

Melihat kondisi tersebut, dia berusaha melerai dengan menahan anaknya agar keributan tidak semakin meluas. Saat melerai, korban justru dipukul di bagian belakang kepala oleh seorang pria berinisial HS.

Akibat kejadian itu, suasana di terminal sempat kembali ricuh sebelum akhirnya berhasil diredam oleh petugas terminal yang berada di lokasi.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat keributan terjadi di area terminal yang melibatkan sejumlah orang.  Usai kejadian, korban melapor ke Polres Bangkalan dengan menyertakan hasil visum dari rumah sakit sebagai bukti laporan. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Perempuan Penjaga Loket di Terminal Bangkalan Dipukul Preman

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Viral Ketua Geng Motor di Maros Mengamuk Bawa Parang dan Busur, Kini Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Viral! Pemotor Guru Perempuan di Magetan Adang Bus Terobos Lampu Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal