Kronologi OTT, Bupati Jombang Ditangkap di Stasiun Solo Balapan

Annisa Ramadhani
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. (FOTO: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan kronologi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Jombang Periode 2013-2018 Nyono Suharli Wihandoko (NSW). Menurut Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, penangkapan bupati Jombang dimulai berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam dilanjutkan gelar perkara. Disimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji kepada Bupati Jombang terkait perizinan dan pengurusan pengisian jabatan di Pemkab Jombang," ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta pada Minggu (4/1/2018).

KPK menerangkan kronologi penangkapan Nyono. Diketahui komisi antikorupsi itu melakukan penangkapan di tiga tempat berbeda Sabtu, 3 Februari 2018 yakni di Jombang, Solo dan Surabaya.

Informasi yang diterima KPK menyebutkan adanya kutipan terkait dana kapitasi dan pungli perizinan yang diadministrasikan oleh bendahara paguyuban puskemas se-Jombang. KPK kemudian menelusuri kebenaran informasi tersebut dan bergerak, Sabtu (3 Februari 2018) secara paralel di Jombang dan Surabaya.

Pada pukul 09:00 WIB, tim pertama bergerak menuju Puskesmas Perak Jombang dan mengamankan Kepala Puskemas Perak yang menjabat Bendahara Paguyuban Puskesmas se-Jombang OST. Tim mendapatkan catatan administrasi dana ataupun uang kutipan dan buku rekening bank atas nama yang bersangkutan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada Hipnotis! Lansia di Madiun Kehilangan Perhiasaan dan Uang Jutaan usai Terima Tamu

57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Monyet Peliharaan Lepas hingga Serang Warga di Jombang, 2 Orang Luka Terluka

57 tahun lalu

Beredar Pupuk Diduga Ilegal di Tulungagung, 1 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Membubung 800 Meter dari Puncak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal